xLmaoBieber

♚ Maurina · @xLmaoBieber

16th Feb 2013 from Twitlonger

#1DLS
If We Are Meant To Be
Part 3




"Apa? Keyla kambuh? Dia dimana? Pasti dia telat minum obat" kata ibunya
"Maaf ya tante aku gabisa jagain Keyla, aku emang cowok gak berguna,ugly truth gabisa jagain sahabatnya sendiri" kata harry dengan nada bersalah.
"Sudah Harry ini bukan sepenuhnya kesalahanmu juga, lagipula Keyla akhir akhir ini sering kambuh Jantungnya...sudahlah kamu juga sudah membawanya ke rumah sakit kan tante ganti baju dulu, kamu mau ke rumah sakit juga kan" kata ibu keyla.
"Iya tante., tapi sekali lagi harry minta maaf ya tante"
"Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri" jawab ibu keyla tersenyum.
Setela itu Harry dan "Ms.Sakhyrila Hayden" ibu keyla menuju ke rumah sakit tempat Keyla dirawat.

*Dalam Perjalanan*
"Tante?"
"Iya, ada apa?"
"Keyla memang akhir ini sering kambuh ya?" Tanya Harry penasaran.
"Iya mungkin dia banyak pikiran deh ya saat kamu memutuskan untuk pindah sekolah dan kamu ikuti audisi ya tptnya 10thn yang lalu, Keyla jadi sering. Jatuh sakit, ia sering kambuh dan ya tante pikir ia banyak masalah di sekolah tapi Key termasuk anak yang pintar ia dapat beasiswa untuk kuliah di Campbridge,UK" jelas tante.
"Se-sejak aku per....pergii?" kata Harry pelan dengan nada terbata bata.
"APA INI SEMUA KARENA AKU?" Tanya Harry dalam hati.
"Kenapa? Kamu ingat masa kecil kalian yah? Kamu merindukan Keyla yah?" Canda ibu key.
"Ahahaha iya gak nyangka aja ya tante dia sekarang jadi makin cantik aja hehehe" kata Harry with cheeky grins.
-------------------------------
Arrived at St.Charlos Define,Salinas.
"Harry" panggil Niall yang berjalan mendekati Harry dan ibunya Keyla.
"Iya um uh, Niall kenalin ini orang tua nya Keyla" kata Harry.
"Senang bertemu denganmu, Ny. Hayden" ucap Niall singkat.
"Iya, kau Niall? Niall Horan? Keyla sering menceritakan tentang mu pada ibu" kata ibu keyla, seketika kata kata ibu keyla membuat raut muka Harry berubah seketika menjadi tak enak di liat.
"Niall kau sudah makan? Tumben saja kau tak merengek kelaparan seperti anak kecil" ledek Harry
"Kau ini-_- tak berhenti meledekku" eluh Niall
"Serius nih sekarang"
"Belum, tapi Leeyum akan datang dan membawakan Nando's .....HANYA UNTUKKU MENGERTI!?!" Ucapan Niall yang kekanakan membuat Ny.Hayden tersenyum melihat tingkah laku Niall.
"Ha-Ha awas kau kalau tak bagi bagi kan ku makan jatah makanan mu saat latihan rehearsal nanti" canda Harry.
"Um, Tante bisa tunggu kok diruang tunggu nanti suster akan keluar dan beri tahu tante tentang keadaan Key" pinta harry dgn sopan.
"Um, Baiklah" jwb ny. Hayden.
"Hey Nialler................ Hi Curly Cheeky Grins" Panggil Liam dari belakang.
"Uuuhhh Daddy Leeyum, Louissss baby boo bear, and Hiiii thereee jambul Malik...." Balas Niall yang berlari kearah the boys.
"Hi Sir Styless" panggil Louis.
"Boo Bear MISSING YOUUUUU HUN" Teriak Harry memeluk Louis seperti sudah 7tahun tidak bertemu mereka berdua terlihat lebih romantis dibandingan Harry dengan Taylor Swift.
"Stylessss lamaanya tak bertemu, kita sudah lama tak bertemu seperti 3abad lamanya aku tak bertemu dengan rambut ramen ini astaga" ucap louis membuat Niall tertawa lepas.......
"Ssssshh Niall kalau sudah tertawa kau takkan pernah bisa handle untuk berhenti, lebih baik hentikan" pinta Zayn.
"Zayniee, aku hanya terharu melihat Niall dan Harry" ucap Niall membela
"Stop, kau kira aku apa? Zaynie zaynie-_- asal kau tahu saja yah namaku sudah di fitrahi oleh orang tuaku" kata zayn nyolot.
"Bisa kah kau berhenti bersikap seperti orang yang pms?" Tanya Niall.
"Tidak"
"Kenapa?"
"Karena kau menuduhku mencuri chips tak pentingmu itu-_-"
"Jangan BILANG MAKANAN ITU TAK PENTING... CHIPS ITU PENTING DAN AKU TAU HAANYA KAU YANG TAU PERSEDIAN CHIPS KU DIMANA" protes Niall.
"Sudah Sudah kenapa jadi ribut gini? Aku bawa Nando's" Liam mencoba memberentikan pertengkaran dengan Nando's.
"Dan Niall, Special untukmu aku belikan tambahan spaghetti,pancake,curly potatoes,burger,ayam 2,sundae......pas kan seperti yang kau mau?" Tambah Liam.
"Perutmu punya penampung makanan sepertinya" canda louis sambil menjulurkan lidahnya....
"Terserah aku lah huhh" eluh Niall sedikit nyolot dan lebih memilih makan daripada melanjutkan pertengkaran dengan Zayn.
"Hahahaha kayak orang yang terjebak dalam rumah selama 1bulan tanpa makanan" Sindir Zayn.
"Kayaknya pada nyolot yah dih" ucap Niall akhirnya buka mulut saat melahap makanannya.
"Sudahlah jangan seperti anak kecil" kata Harry.
"Tumben kau bijak rambut mie" canda Louis.
"Dia sudah mulai dewasa sepertinya" tambah Zayn.
"Mengikuti Leeyum saja" kata Niall.
"Kau kira yang bisa jadi bijak hanya Liam saja?" Protes Zayn.
"Hmmm Harry kadang kadang" Jawab Niall singkat.
"Sudahlah kalian jangan seperti anak kecil, hanya soal Chips kalian mau melanjutkan perang dunia ke 3 gitu?" Liam menasehati Niall dan Zayn untuk berhenti bertengkar seperti anak kecil.
"Sudahlah aku hilang nafsu makan............aku pergi dulu sebentar....penting" kata Nialler menuju ruang tunggu pasien.
"Kau mau kemana?" Tanya Harry penasaran
"Uh, Aku.....a-ku...........mau ke toilet....iya toilet" jawab Niall terbatah batah takut ketahuan kalau ia ingin melihan Keyla.
"Bilang saja Nialler ingin melihat Keylaa" ledek Liam
"Ha?...ah....uhm.......um, ya.....duh .....yaaa.... yang pasti aku harus pergi" jawab Niall langsung berjalan menjauh meninggalkan the boys. Harry langsung terhenti melahap makanannya karena tau Niall ingin melihat Keyla, dia gak bisa membiarkan Niall suka dengan Keyla, tapi ia juga tak ingin terlihat suka dengan Key. Memang Drama ini sungguh rumit apalagi saat tau Harry harus bersaingan dengan best mate nya di 1D. Sulit. Memang. Tapi harus apalagi? Harry terlalu bingung dalam menebak ......ini cinta atau getaran biasa. Sampai sekarangpun ia tetap bingung dalam mengambil keputusan untuk berhenti bersandiwara di depan Keyla atau jujur.

*Niall's POV*
Aku berjalan secepat mungkin meninggalkan the boys terutama Harry yang semakin lama semakin penasaran dan tau kalau aku berbohong tadi. Dari lirikannya yang tajam dan pertanyaan nya yang penuh arti membuat aku tau kalau Harry tau aku ingin melihat Keyla. LEBIH DULU daripada Harry. Ini Sulit, aku rasa Harry sedikit tak suka akan kedekatanku dengan Keyla. Tapi? Apa Masalahnya? Apakah dia suka dengan Keyla? atau hanya karena dia sahabat Keyla sejak kecil jadi ia ingin yang terbaik untuk Keyla? Ah ini apa? Kenapa aku harus bersaing dengan Harry. Aneh. Terserahlah yang pasti aku harus ketemu dengan Keyla.


*Author's POV*
"Sus, Pasien yang tadi yang namanya Keyla Hayden itu dimana yah?" Tanya Niall.
"Oh, pasien yang terkena serangan jantung tadi yah? Calon Istri dari Tn.Styles?" Kata Suster itu buat Niall diam seribu kata, pikiran Niall seketika buyar.........lutut Niall terasa lemas....butterflies itu terbang tinggalkan kenangan manis....semua itu hilang hancur bagaikan serpihan pecahan kaca....seketika iris mata Niall merubah warna menjadi sedikit gelap.
"Kalau ny. Keyla ada sudah dipindahkan ke ruangan lavender 69, dan ia sudah sadar tadi ibunya sudah ada kok" jelas suster
"Uh, Ok. Terima kasih banyak Sus" Niall langsung berjalan menuju kursi. Air mata Niall tak terbendung, perasaan campur aduk, serasa lemas. Niall menghapus air matanya ia tidak ingin terlihat menangis di depan Keyla. dan ia berjalan menuju kamar lavender 69.
Niall mengetuk kamar Keyla dan masuk kedalam kamarnya.
"Hey Keyla" Niall menyapa Key yang melihat ke arah Niall, masih menggunakan alat bantu bernapas tapi Keyla terlihat tak betah dan meminta Niall membuka alat bantu bernapasnya.
"Kenapa key?" Tanya Niall, Keyla memegang tanya Niall. Tangan Keyla terasa begitu sangat dingin. Keyla mengarahkan tangan Niall untuk mebuka alat bantu itu karena sedikit sulit untuk dilepaskan sendiri karena tangan kiri keyla harus di infus.
"Kau ingin aku membukakan alat ini?" Tanya Niall sekarang suara Niall terdengar lebih lembut dari sebelumnya......suara khas irish nya tetap keluar cuma lebih lembut.
Keyla dengan cepat mengangguk. Niall pun membantu key melepaskan alat itu.
"....Huhhhh...." keyla terdengar menghebuskan napas nya dengan bebas.
"Alat yang rusuh,ribet,ih kurang kerjaan kenapa aku harus dibawa ketempat bau obat ini?" Ucap Keyla, suaranyaa masih terdengar lemas.....bibirnya sedikit bergetar keyla merasa kedinginan.
"Kau Kedinginan?" Niall bertanya tersenyum melihat tingkah laku Keyla.
"Ah? Aku? Alhamdulillah banget demi apapun ini rumah sakit atau apa sih? Kenapa aku harus di sini? Lihatlah suhu di sini rendah....sudah tau baru hujan. AC nya dingin banget yah cks" keluh Keyla.
"Kau baru sembuh saja sudah bawel key....hahahah" canda Niall.
"Kau suka ya aku sakit?" Tanya Keyla.
"Gila! Tak mungkin lah kalau aku suka kau sakit aku menjengukmu relakan tak makan karena khawatir dengan keadaan seorang gadis menyebalkan yang cerewet" Jelas Niall. Keyla tersenyum blushing mukanya memerah.....
"Terimakasih Irish boy" jawab keyla memegang
Pipi kiri Niall.
"Tanganmu dingin sekali" kata Niall.
"Aku .......aku tak tau....setiap kambuh aku selalu merasa dingin sekejur tubuhku juga dingin....." Jawab Keyla nadanya terdengar lemah.
"Kau kenapa sih"
"Aku merasa kedinginan.....cuma itu ....tak usah khawatir dan berlebihan" Keyla mencoba tak membuat Niall khawatir.
Niall langsung memeluk Keyla se-erat eratnya seakan tak mau melepasnya untuk selama lama nya..... Niall melepaskan pelukan itu dan melihat dengan tatapan dalam ke arah matanya coklat Keyla, wajah Keyla terlihat pucat .....sangat pucat.
"Key kau kenapa jawab aku"
"Aku tak apa Niall ayolah jangan bertingkah bagaikan kita sedang dalam naskah drama"
"Aku Serius, wajahmu pucat tak seperti biasanya"
Keyla hanya tersenyum melihat kepanikan Niall.
"Kau tahu, melihatmu panik membuatku terasa baikan" tawa Keyla pelan.
Niall memeluk Keyla.......
"Apa apaan ini Niall? Kau bukan muhrimku, nikahi aku dulu baru kau bisa memelukku haha...." Canda Keyla
"Aku hanya bercanda Niall, aku tau kau terlalu khawatir akan keselamatan ku tadi.... kalau dengan memelukku kau bisa merasa baikkan tak apa asal jangan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan yahh" jelas Keyla... Niall tertawa dan mencium kening Keyla lalu mencium tangannya..."Cepat sembuh ya Key" ucapan Niall singkat dan membuat Keyla tertawa kecil lagi....
"Kau Gila? Penyakitku itu penyakit turunan..... Ayahku meninggalkaan aku karena penyakit menyusahkan ini.......aku tak mau meninggalkan Bunda,Harry,kau juga termasuk dan semuanya.....penyakit ini tak bisa sembuh hanya bisa dikurangi saja" jelas keyla. Niall diam.....mukanya merah dan air matanya tak terbendung lagi dan ia menjatuhkan air mata itu.
"Ayolah jangan cengeng, jangan nangis gitu......kau tak lebih seperti anak kecil tau" ucap Keyla dan mengusap air mata Niall
"Niall berhentilah menangis seperti perempuan, aku ingin kau menyanyikan sebuah lagu ayolah aku ingin mendengar salah satu personil 1D menyanyikan lagu untukku" pinta Keyla.
"Ta-tapiii........." Kata niall mencoba menolak
"Ayolah Niall, kau mau aku cepat sembuh kan? Nyanyikan satu lagu untukku" rengek Keyla.
"Baiklah kalau kau memaksa" Niall menghapus airmatanya dan mulai bernyanyi...

"When I was younger, I saw my daddy cry
And curse at the wind
He broke his own heart and I watched
As he tried to reassemble it.
And my momma swore that
She would never let herself forget
And that was the day that I promised
I'd never sing of love if it does not exist
But darling..................." Sebelum melanjutkan lagu nya Keyla melanjutkan lagu yang dinyanyikan niall duluan. "But darling, you are the only exception
You are the only exception.......you are the only exception.... you are the only exception......" Keyla bernyanyi dan Niall mengikuti dan mereka berdua bernyanyi bersama...
Keyla: "Maybe I know, somewhere deep in my soul, That love never lasts"
Niall:"And we've got to find other ways to make it alone ....Or keep a straight face"
Keyla:" And I've always lived like this
Keeping a comfortable............"
Niall: "Distance....."
Niall & Keyla: "And up until now I had sworn to myself that I'm content with loneliness
Because none of it was ever worth the risk"
Keyla:" But you are the only exception,You are the only exception,You are the only exception
You are the only exception.......
Niall:" I've got a tight grip on reality,But I can't let go of what's in front of me here
Keyla: "I know you're leaving in the morning when you wake up.....Leave me with some kind of proof, it's not a dream, oh......"
Niall:" you are the only exception....you are the only exception,you are the only exception"
Keyla: "You are the only exception,You are the only exception,You are the only exception"
Niall & Keyla: "And I'm on my way to believing
Oh, and I'm on my way to believin"
Niall: "Paramore"
Keyla: "The Only Exception"
Keyla tersenyum melihat Niall dan Niall membalas senyuman itu.....
"Because you are the only exception I can smile" kata Niall dengan nada pelan....
"Niall ..... Terimakasih atas semuanya..." Keyla mencoba untuk bangun dari tidurnya dan memeluk Niall.
Tiba tiba ada suara orang yang membuka pintu kamar.....dan....
"Heyyyyy Baby Keyla wazzz........" "NIALL?"







To Be Continue ........
Thanks For Reading.............
Xoxoxo

Reply · Report Post