xLmaoBieber

♚ Maurina · @xLmaoBieber

14th Feb 2013 from Twitlonger

#1DLS
If We Are Meant To Be
Part 2



"Kau lebih tampan sekarang" candaku muka Niall seketika menjadi merah....
Kelihatannya dia marah... "Lucunya" pikirku tersenyum evil ke Niall. dia pun membalas perbuatanku dengan mengoleskan saus tomat tadi ke muka ku. "Sekarang kita impas ya chubby, pipi bakpau mu itu semakin lama semakin merah hahaha" ledek Niall "Niall kau gak adil kau lebih banyak" ucapku dengan nada marah. "Awas Ya Ni" tambahku, dan aku langsung mengejar Niall yang sedang lari menjauh dariku. sampai keluar restaurant....aku tidak mendapatkan adanya tanda tanda kehadiran mahluk irlandia ini, aku melihat ke arah kiri dan kanan memastikan kalau Niall benar benar tidak ada atau hanya bersembunyi, aku tersenyum kebelakang karena aku rasa yang dibelakang pasti Niall, saat membalik kebelakang "KENA" kataku "UPS" tambahku "Maaf Maaf" ucapku ketakutan. "Maaf ya aku kira kau orang yang ku cari.. Sekali lagi maaf" pintaku pada orang yang random dan tidak ku kenal itu. Orang itu kelihatannya marah, tapi aku cepat cepat meninggalkan tempat itu dan balik kedalam restaurant.
Saat masuk, "KENA KAU" kaget Niall...dia memelukku dari belakang aku menjatuhkan saus karena kaget, dan seketika jantungku kambuh.


Author's POV.
Keyla pingsan dipelukkan Niall, memang Key sudah lama menderita penyakit jantungan. Niall pun panik karena melihat Keyla yang tidak sadarkan diri. "Tolong Tolong" teriak Niall, harry yang sdng makan langsung lari ketempat Niall berada... "Ada Apa?" Tanya Harry khawatir, "Key.... Key" kata Niall terbatah batah "Kenapa?" Kata harry "aku tidak tau munkin dia punya riwayat penyakit jantung dia pingsan saat aku mengageti dia" jelas Niall. Harry langsung teringat karena Keyla memang punya penyakit Jantung secara silsilah keluarganya. Karena ia anak pertama + perempuan.
"Kau Gila? Key itu punya riwayat penyakit Jantung, malah dikageti kalau bercanda jangan keteraluan" jelas harry dengan nada meninggi. "Kalau ada apa apa dengan Keyla aku tidak akan memaafkan kau" tambah harry. Niall hanya bisa menunduk merasa bersalah dan takut sementara Harry langsung mengendong Keyla ke mobil Audi Putih Harry. Harry terlihat sangat ketakutan kehilangan Keylaa dia terlihat tergesa-gesa dan tak tenang. Niall ikut menemani Harry dan Key ke rumah sakit terdekat.
Perjalanan ke rumah sakit sangatlah sepi dan awkward,wajah Harry sangat panik "Keyla tunggu ya, maafin aku Key maaf maaf aku gabisa jagain kamu....kalau kamu pergi aku juga ikut" ucap harry ke telinga Keyla, saat menyetir ia sedikit memiringkan tubuhnya ke kursi sebelah kemudi. Mencium kening Keyla berharap Keyla bangun, berharap mimpi buruk ini akan selesai.
*Sampai dirumah sakit St. Charlos Define,Salinas.(California)*
Harry langsung membawa Keyla yang tak sadarkan diri kedalam rumah sakit dengan bridal style. Dengan terburu buru Harry berlari kedalam RS, Niall mengikuti dari belakang. Perawat Medis pun datang dan membantu Harry membawa Keyla...Key dibawa ke ruang ICU.
"Maaf, selain dokter dan orang-orang medisnya dilarang masuk" jelas para medis yang menangani Keyla.
"Tapi, tapi saya harus masuk kalau keyla kenapa kenapa" jawab harry panik. "Pasien tidak boleh diganggu karena membutuhkan perawatan intensif pak, um.. Maaf ini dengan siapa? dan hubungan kekeluargaan nya apa dengan pasien?" Tanya suster. "Harry ....Harry Styles... dia, uh.... " Harry terhenti omongannya bingung mau bilang apa kepada suster "um saya calon suami dari pasien" tambah harry. "Baiklah, tuan styles...bisa tunggu menyelesaikan administrasi nya dan tunggu pasien di ruang tunggu" jawab suster dan langsung masuk ke ruangan.
"Harry maaf....aku pikir ia tak punya riwayat jantung ataupun penyakit yang mengerikan lainnya karena dia tidak terlihat lemah seperti orang yang sakit pada umumnya" jelas niall meminta maaf kepada harry. "Jangan meminta maaf denganku, minta maaflah dengan keyla sewaktu dia sadar nanti" jawab harry. "Tadi aku dengar pembicaraanmu dengan perawat medis, kau bilang ia calon istrimu? Itu benar?" Tanya Niall "untuk saat ini kita lebih baik berdoa untuk keselamatan Key, aku akan telefon ibunya ....tak usah bahas soal itu dulu" jawab harry yang langsung beranjak pergi meninggalkan Niall yang masih bingung tentang status hubungan harry dan keyla..."Tapi? Harry bukan nya dating Taylor Swift ya? Ah jadi bingung....hmm walaupun dating-an mereka itu cuma sandiwara public tapi kurasa Harry suka dengan Taylor...ya tapi cara Harry menatap Keyla dan khawatir dengan keaadan Keyla itu beda! Teman gak akan se-khawatir itu.. Tapi mereka kan teman sejak kecil? Apa?......." Seribu pertanyaan muncul di pikiran Niall tentang hubungan Harry, karena jujur Niall selalu merasa ada getaran saat bersama Keyla. tapi gak yakin akan perasaan itu.
Tiba tiba lagu Bruno Mars Locked Out Of Heaven pun berdering dari ponsel Niall.... Dan saat Niall melihat layar ponsel nya disitu tertera nama "Liam" di layar hp nya. Ia pun mengangkat tlp dari Niall.

*OTP with Liam*
Liam:"Niall? Kau dimana? Kenapa Belum Pulang Juga? Dimana Buku Permintaanku?" Tanya Liam.
Niall baru ingat bahwa ia ke mall untuk membeli Buku Permintaan Liam.
Niall: "Uh, Liam aku minta maaf aku lupa membelikan kau buku nya karena ada keperluan darurat aku dirumah sakit sekarang" jelas Niall.
Liam: "Okay, tak apa...aku bisa beli sendiri, tapi kenapa kau dirumah sakit? Apakah kau sedang sakit? Atau? Kau Overdosis makanan?" Tanya Niall sedikit bercanda.
Niall: "Ha-Ha, lucu kau... Hmmm tidak lah sahabat Harry sekaligus temanku dirawat di RS. Charlos Define,kota Salinas"
Liam: "Siapa?"
Niall: "Keyla"
Liam: "Ouh, ingat ingat perempuan lucu itukan? Yang kau tabrak saat ia menuju ke sekolah dan tugasnya berantakan karena kau?"
Niall: "Iya, dia punya riwayat penyakit Jantung... Kuharap kau kesini sekarang ajak Louis dan Zayn.... Karena aku sendiri!! Harry sedang ke rumah ibunya keyla untuk memberitahu keluarganya"
Liam: "okay tapi aku baru bisa sampai sana mungkin sekitar pukul 3/4an"
Niall: "Tak apa, jangan terlalu lama saja"
Liam: "Ok, Bye Horan"
Niall: "Yep"
Liam: aku yakin kau lapar kan kubawakan Nando's
Niall: thanks daddy leeyuuum
Liam: hahaha kay see ya.. bye

*Harry's POV*
Kenapa perasaan ini datang lagi? Rasanya tak mungkin suka dengan Key, dia itu terlalu perfect untuk orang sepertiku. Tuhan, aku harap Key cepat-cepat bangun... Ini semua salah aku kenapa harus kubawa ia ke mall, ahh kenapa juga harus ada Niall? Kenapa semua orang di dunia ini gak bisa diajak kompromi.
Damn, mereka semua sangat menganggu
Tapi untuk apa jua aku marah? Memang aku siapa Keyla? Pacar aja bukan. Sahabat? Apa itu arti sebenarnya dari hububungan ini? Kenapa setiap dekat sama Key ada getaran yang gak biasa yang gak akan dialami oleh sahabat.
Tapi, apa ini yang dibilang cinta?
Rumit?
Kadang Cinta seperti Rubrik, kalau ditemukan bagian bagian yang lain bisa menyelesaikan rubrik karena saling menyatu (mengisi satu sama lain) tapi kalau baru main sudah putus asa tak akan selesai rubrik itu.
Tapi? Bagaimana dengan Taylor....
Ah Hubungan kita cuma karena pekerjaan dan image di public. gak ada getaran yang selalu ku rasa saat disebelah Keyla, senyuman manjanya bisa membuat orang orang yang melihatnya terpesona, matanya bagaikan rumah karena setiap melihat kedua bola mata indahnya itu seperti dirumah...terasa adanya kasih sayang,perasaan yang dalam,juga kehangatan di dalamnya. Apa cuma aku yang bisa merasakan perasaan aneh ini? Perasaan yang tak jelas aku sudah pacaran berkali kali tapi itu semua tak ada artinya karena tak ada sesuatu yang selalu terkenang manis didalamnya...tak ada getaran spesifik seperti yang selalu dirasakan saat berdekatan dengan keyla..

Author's POV
tiba tiba iphone harry bunyi, nama "curly kitty eyes swift" muncul di layar iphone harry, kebimbangan datang dipikiran harry untuk me-reject atau mengangkat panggilan itu, dalam hati harry yang paling dalam ia tak terlalu suka dengan gaya taylor swift yang terlalu "too much" dan "drama queen" dalam segala perlakuannya walaupun Taylor sedikit egois tapi ia punyai rasa humor yang bagus,baik sih ia juga cantik dan bertalenta mata nya indah tapi sayang Harry dan Taylor pacaran hanya karena menaikan rating dan image mereka di mata public, seakan Harry merasa lelah akan permainan dunia hollywood yang mengerikan menurut Harry.... Setiap hari tak ada waktu tanpa adanya Paparazzi. Sinar kamera,blitz,wartawan,gossip. Itu menyakitkan saat Harry harus merelakan dan mengorbankan perasaan dirinya. Dia lelah akan drama,pro,kontra etc. Ia juga takut bila ia pacaran dengan Keyla, key akan di benci oleh fansnya.
"Tapi apa keyla punya rasa yang sama sepertiku? Apa dia punya rasa untuk yg lain? Seperti.... Uh Niall?" Pikir Harry.
Saat Harry checking ponsel nya ia membaca surat dari Taylor.
"Harry, aku ingin kau datang ke taman dkt rumahmu. Sekarang." Isi pesan Taylor singkat.
Ia pun langsung menuju ke rumahnya....berganti pakaian dan menuju ke taman.
"Tay?......" Panggil Harry
"Hey Curly man" panggil taylor dibelakang harry, taylor memeluk harry dari belakang..dia merasa ini semua terlalu berlebihan dan melepaskan pelukan taylor.
"Kenapa?" Tanya Harry to the point.
"Kenapa kau tidak menanya kabarku? Kita sudahlama bukan tak bertemu?" Protes Taylor sedikit dengan nada manjanya.
"Aku tak punya waktu banyak tay, maaf aku minta maaf ada hal yang lebih penting daripada meladeni tingkah manjamu itu" jelas harry taylor memeluk harry lagi "setidaknya kita kan pacaran, seorang pacar pasti akan menanyakan keadaan kekasihnya bukan? jangan terlalu bersikap dingin Harry! Ingat? Kita sdh menandatangani perjanjian selama 1tahun untuk pacaran" jawab taylor.
"Okay, apa mau mu sekarang?" Tanya Harry.
"Akuuuu........................................." Taylor mendekat dan semakin dekat dan mencium bibir Harry, harry terdiam seribu kata ia tidak membalas ciuman Tay malah melepasnya menurut Harry tay terlalu berlebihan untuk status pacaran yang fake.
"Taylor?! Status kita cuma fake relationship.. Cuma itu! Aku masih punya chance untuk punyai pacar jadi kau jangan berlebihan" jelas harry.
"Aku yakin disekitar kita banyak paparazzi, bersikaplah seakan akan kita pacaran" bisik Taylor ditelinganya.
"Kalau cuma itu yang kau mau, aku lebih memilih untuk ke rumah sakit" ucap harry beranjak meninggalkan Taylor, tay hanya terdiam ditaman dan membiarkan harry pergi.
Harry menuju rumah Keyla yang tak jauh dari rumahnya yaaaa rumah Harry dan Key bersebelahan.
"Permisi?" panggil harry.
"Iya? Wah Harry? Mana Keyla" tanya ibu keyla....
"Itu ....tante Keyla....tadi setelah party ultahnya aku aja dia ke restaurant fast food di mall, tapi setelah itu jantungnya kambuh" jelasku sedikit gemetaran karena sedikit takut.
"Apa? Keyla kambuh? Dia dimana? Pasti dia telat minum obat" kata ibunya
"Maaf ya tante aku gabisa jagain Keyla, aku emang cowok gak berguna,ugly truth gabisa jagain sahabatnya sendiri" kata harry dengan nada bersalah.
"Sudah Harry ini bukan sepenuhnya kesalahanmu juga, lagipula Keyla akhir akhir ini sering kambuh Jantungnya...sudahlah kamu juga sudah membawanya ke rumah sakit kan tante ganti baju dulu, kamu mau ke rumah sakit juga kan" kata ibu keyla.
"Iya tante., tapi sekali lagi harry minta maaf ya tante"
"Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri" jawab ibu keyla tersenyum.
Setela itu Harry dan "Ms.Sakhyrila Hayden" ibu keyla menuju ke rumah sakit tempat Keyla dirawat.



To Be Continue..
Thanks For Reading XoXo

Reply · Report Post